MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KREATIF SISWA KELAS III SDN CEMPAKA BARU 12 JAKARTA PUSAT DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL

Zanina Oktaviani

Abstract


Dalam pembelajaran menulis siswa sering sekali menemukan kekurangan terutama menulis kata atau kalimat sederhana sehingga dalam menulis wacana atau cerita dalam merangkai kalimat belum tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplemtasikan pendekatan model pembelajaran kontekstual dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis. Penelitian di Sekolah Dasar Negeri Cempaka Baru 12 Jakarta Pusat, yang dilakukan pada bulan Januari sampai Maret 2019 dengan subyek penelitian berjumlah 29 siswa yang duduk di kelas III. Metode penelitian yang digunakan adalah  Penelitian Tindakan Kelas menggunakan  siklus. Setiap siklus melalui lima tahapan kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan menulis kreatif, setelah dilakukan tindakan pada siklus kesatu mencapai 58%, pada siklus kedua mencapai 64,3 % dan pada siklus ketiga 74 %. Adapun observasi tindakan guru dalam pembelajaran kontekstual pada siklus kesatu 70%, pada siklus kedua 80%, dan pada siklus ketiga mencapai 87%. Secara statistik terjadi peningkatan yang signifikan dalam persentase kemampuan menulis dan penggunaan pendekatan kontekstual pada siklus kesatu, kedua, dan ketiga baik sebelum dilakukan tindakan maupun sesudah dilakukan tindakan. Pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan kemampuan menulis kreatif siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri Cempaka Baru 12 Jakarta Pusat sebesar 15,5%.

Full Text:

PDF

References


Arikunto Suharsimi. (2006). Penelelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

C. Rogers. (1983). Toward a Theory Of Creativity. Middlesex: Penguin Book.

Dewi Salma Prawiradilaga. (2007). Prinsip Disain Pembelajaran. Jakarta: UNJ.

Dimiyati dan Mujiono. (2002). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Depdiknas. (2003). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Bandung:Citra Umbara.

HG. Tarigan. (1992). Pendidikan Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdikbud.

Keraf, Goriys. (1984). Komposisi Sebuah Pengantar Kemahiran bahasa. Flores NTT: Penerbit Nusa Indah.

Munandar Utami. (2004). Pengemabnagan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Reneka Cipta.

Mynarwati. (2003). Metodologi Penelitian dalam Pendidikan. Jakarta.

Nurhadi. (2003). Pendekatan Kontekstual. Jakarta: Depdiknas, Dirjendikdasmen.

Nurhadi. (2004). Kurikulum 2004 Pertanyaan & Jawaban. Jakarta: Grasindo.

Sri Rahayu Endang. (t.t.). Metodologi Penelitian (Khusus tentang Penelitian Kaji Tindak/Action Research) Jakarta: LAM –UNJ.

Sabarti Akhadiati, dkk. (1993). Bahasa Indonesia 1. Jakarta: Depdikbud.

Sagala, Syaeful. (2005). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: CV Alfabet.

Suharsimi Arikunto. (2008). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Sabarti Akhadiah. (1989). Pembinaan Kemampuan menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Tarigan HR. (1986). Menulis Sebagai Suatau Kelengkapan Bahasa. Bandung: Angkasa.

Guntur Tarigan. (1982). Menulis Sebagai Suatau Ketrampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Bina Manfaat Ilmu: Jurnal Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.