STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMA YANIIC (YAYASAN NURWULAN IQRA ISLAMIC CENTRE) JAKARTA UTARA

Mochamad Yasyakur

Abstract


Esensi kepemimpinan adalah kepengikutan (followership), yaitu kemauan bawahan untuk
mengikuti keinginan pemimpinnya. Kepala sekolah berperan sebagai kekuatan sentral yang
menjadi penggerak kehidupan sekolah, memahami tugas dan fungsinya demi keberhasilan
sekolah serta memiliki kepedulian. Kenyataan di lapangan, kepala sekolah belum banyak yang
berimprovisasi menampilkan kepiawaiannya. Asumsi rendahnya mutu kepala sekolah
disebabkan oleh ketidaktransparan perekrutan kepala sekolah, kurangnya forum peningkatan
mutu kepala sekolah, kedisiplinan serta rendahnya motivasi. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif yaitu untuk
memahami perkembangan guru. Strategi kepemimpinan kepala sekolah SMA YANIIC
(Yayasan Nurwulan Iqra Islamic Centre) Jakarta Utara dalam meningkatkan kinerja guru
menunjukkan kepemimpinannya dengan gaya demokratis, tidak gegabah dalam bersikap dan
mengambil keputusan, selalu bermusyawarah. Strategi yang dilakukan kepala sekolah dalam
meningkatkan kinerja guru yaitu dengan pembinaan disiplin, menjadi teladan bagi guru dan
peserta didik, mengadakan seminar dan pelatihan, bekerja sama dengan lembaga pendidikan
lain, mendatangkan para ahli, memberi kesempatan kepada guru untuk saling mengadakan
supervisi, menyediakan dan mengoptimalkan sarana dan perlengkapan pendidikan.
Pemberian motivasi kepada guru, kerja sama yang harmonis, melibatkan guru dalam setiap
kegiatan, berusaha untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan guru dalam menjalankan
tugasnya, pemberian penghargaan kepada guru untuk meningkatkan kinerja, memberikan
rasa aman di sekolah, damai, menerapkan prinsip kekeluargaan yang didasari niat ibadah.
Kata kunci: Strategi Kepala Sekolah, Kinerja Guru


Full Text:

PDF

References


Alwi, H., et.al. (2003). Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai pustaka.

Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Arifin M, Ilmu Pendidikan Islam, PT, Bumi Aksara, Jakarta, 2011.

Danim, Sudarwan. 2007. Visi Baru Manajemen Sekolah. Jakarta : Bumi Aksara

Fatah, N. (2006). Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakaya.

Handoko, T. H. (2003). Manajemen. Yogyakarta: BPFE.

Hidayat, A. dan Machali, I. (2010). Pengelolaan Pendidikan, Bandung: Pustaka Educa.

Martinis Yamin, Strategi Dan Metode Dalam Model Pembelajaran, Referensi, Gp Press Goup,

Ciputat, Jakarta, 2013, Hlm. 1

Moleong, L. J. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2003). Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Nurkolis. (2005). Manajemen Berbasis Sekolah. Jakarta: PT. Grasindo.

Nurdin, S. dan Basyiruddin, U. (2007). Guru Profesional dan Implementasi Kurikulum. Jakarta:

Ciputat Press.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19 Tahun 2005.

Pidarta, M. (2004). Manajemen Pendidikan Indonesia. Jakarta: PT Asdi Mahasatya.

Purwanto, M. N. (2008). Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja

Rosdakarya.

Safrudin dan Basyiruddin, U. (2008). Guru Profesional dan Implementasi Kurikulum. Jakarta:

Ciputat Press.

Sagala, S. (2007). Manajemen Strategic dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Bandung:

Alfabeta.

Usman, M. U. (2000). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Rosdakarya.

Wahyosumidjo. (2001). Kepemimpinan Kepala Sekolah Tinjauan Teoritik dan

Permasalahannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Yamin, M. dan Maisah. (2010). Standarisasi Kinerja Guru. Jakarta, Persada Press.

Yusuf, M. (2009). Manajemen Pendidikan Sebuah Pengantar. Pekalongan: STAIN Pekalongan

Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Bina Manfaat Ilmu: Jurnal Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.