MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA MELALUI MEDIA KARTU BERGAMBAR

Kusni Casmini

Abstract


Bahasa merupakan alat komunikasi yang selalu di gunakan setiap hari, namun kenyataannya
di SDN Segara Makmur bahwa pelajaran Bahasa Indonesia banyak sekali kendalanya
khususnya bercerita, hambatan tersebuat berasal dari siswa tersebut. Siswa masih sulit untuk
bercerita. Guru harus dapat menumbuhkan motivasi siswa untuk lebih menyenangi mata
pelajaran Bahasa Indonesia. Hanya mencapai 44,7% saja siswa dapat melakukan kemampuan
berbicara di kelas VI pada semester dua SDN Segara Makmur 03 dan memahami maka untuk
meningkatkan kompetensi siswa dalam bercerita perlu menggunakan media yang dapat
menarik minat belajar siswa mengenai bercerita, maka perlunya digunakan media kartu
bergambar agar hasil belajar siswa lebih optimal.
Metode yang digunakan adalah penelitian Tindakan Kelas model Jhon Elliot yang terdiri dari
2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan
refleksi. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data meliputi tes dan non tes, berupa
uraian dan obsrevasi.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar di atas KKM dari Pra-siklus sebanyak 17
orang dengan rata-rata 73,8. Pada Siklus I dengan hasil belajar di atas KKM ada peningkatan
menjadi 23 orang dengan rata-rata 74,4 ada peningkatan sekitar 6 orang atau sekitar 15,8 %.
Pada siklus ke II Rata-rata hasil belajar di atas KKM sebanyak 34 orang dengan rata-rata 77,2
ada peningkatan 11orang ada peningkatan sekitar 29%. Pembelajaran dengan menggunakan
kartu bergambar pada materi berbicara dapat meningkatkan kemampuan berbicara.
Pembelajaran dengan menggunakankartu bergambar pada materi berbicara dapat
membantu siswa berlatih berbicara di depan umum.
Kata kunci: kartu bergambar, kemampuan berbicara siswa


Full Text:

PDF

References


Arikunto Suharsini, Suharjono, & Supardi 2011. Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta: Bumi

Aksara.

Arsyad, Azhar, 2014. Media Pembelajaran, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Briggs, Belajar Psikologi,1997 [online] di http://belajar psicologi.com di unduh tanggal 12

Maret 2018.

BSNP, 2006. Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar,

Jakarta: Cipta Jaya.BP.

Dale Edgar, [online] di http://www.google.co.id di unduh tanggal 12 Maret 2018.

Gani, Abdurahman, 2014. Metodologi Penelitian Tindakan Sekolah, Jakarta: PT. Raja Grafindo

Persada.

Hanum, Prida, 2014. Karya Tulis Penelitian & Nonpenelitian Untuk Guru, Yogyakarta: Araska.

Handayani, Eko Siwi, 2015, Jurnal Sigma Peningkatan Motivasi Belajar Kosa Kata Bahasa

Perancis melalui Metode Permainan Kartu, Jakarta: Departemen of Mathematic

Edication The Scool of Teacher Training and Education Muhammadiyah Prof. DR.

HAMKA University 2015.

Kurniasari, Anna Nurlaila, 2014. Sarikata Bahasa dan Sastra Indonesia Superkomplit untuk SD,

SMP, SMA, Mahasiswa dan Umum, Sleman Yogyakarta: CV. Solusi Distribusi.

Manarung, 2008, Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta: PT. Gramedia Widiasaran Indonesia.

Nuraini,Umri dan Indriyani, 2008. Bahasa Indonesia untuk Sekolah Dasar Kelas VI, Jakarta:

Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Sadiman, 1996:31 [online] di http:/bayuindrayasa.blogspot.co.id/2015/10/makalah

pendidikan-media gambar.html.

Seel & Richey, 1994, [online] di http://belajar psicologi unduh tanggal 13 Maret 2018

Siregar, Ali Alatas, 2005, Deskrifsi Kurikulum Berbasis Kompetensi & Implementasinya

Terhadap Kegiatan Belajar Mengajar, Jakarta: PT. Intermedia Ciptanusantara.

Soepomo,1988: 5-6 [online] di http://belajar psicologi unduh tanggal 13 Maret 2018.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Bina Manfaat Ilmu: Jurnal Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.